Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sistem fermentasi air rebusan kedelai agar jadi comboran ternak istimewa

Sebagai peternak cerdas kita harus mampu melihat peluang yang ada disekitar. salah satunya mencermati berbagai limbah yang mungkin bisa kita manfaatkan sebagai pakan ternak, carilah limbah yang dekat dengan tempat tinggal.
sehingga ongkos transport jadi lebih murah atau mungkin malah gratis
ingat yang ada di sekitar Dan yang mudah didapat, kalau untuk mendapatkanya saja susah dapat dipastikan harga pasti mahal, Hal ini sebanding lurus dengan rumus demand Dan supply.

Ada banyak limbah yang pasti tersedia dilingkungan sekitar antara lain ampas tahu, ampas singkong, limbah pembuatan Tempe seperti kulit Ari kedelai ataupun air limbah perebusan kedelei dan biasanya digunakan peternak sebagai pakan ternak, selain nutrisi yang tinggi biasanya harga jauh lebih murah dibanding beli konsentrat atau bahkan bisa didapat secara gratis.
Limbah industri tempe yang berupa whey (air rebusan kedelei) mengandung protein yang tinggi untuk dimanfaatkan sebagai minuman ternak.Hal ini Karena memang kedelei sendiri sudah mengandung protein yang cukup tinggi.
Di sebagian daerah misal dikota, kebanyakan limbah ini dibuang ke sungai Dan pasti akan menurunkan kualitas air sungai sebagai zat pencemaran. saya sendiri pernah melihatnya di desa Puri daerah pati kota, Hal ini memang sangat sayang jika dibiarkan.
jika alasanya terlalu banyak dan tidak terserap oleh peternak sekitar. sebenarnya hal ini bisa kita akali dengan sistem pengawetan secara fermentasi, selain bisa menjadi salah satu tampungan bank pakan/atau minuman ternak yang pasti nutrisinya akan berlipat ganda, apalagi jika kita olah dengan bahan-bahan lain sebagai comboran fermentasi misal dicampur dengan bekatul atau polard.
Berikut saya sharing Cara pengawetan dengan sistem fermentasi agar kita bisa mengolah limbah air rebusan kedelei menjadi pakan sesuatu yang bermanfaat bagi ternak

Bahan:
50 liter air rebusan kedelei
1 kg gula jawa/molase/gula tebu
500 cc em4 untuk peternakan
1 sendok makan garam
3 kg dedak/polard
Cara membuat:
1. Siapkan air rebusan kedelei dalam tong
2. Rebus gula kemudian dinginkan
3. Masukkan air rebusan gula, em4, garam serta dedak kedalam   tong kedelai dan aduk sampai rata
4.Tutup rapat tong tadikemudian biarkan sampai 14 hari agar proses fermentasinya berjalan dengan baik, setelah itu buka Dan hasilnya akan wangi khas bau Tempe. jika busuk maka itu gagal biasanya terjadi karena tutup kurang rapat
5. Siap diminumkan ke ternak maupun unggas
6. Setelah diambil bisa ditutup rapat lagi Dan tidak ada masa kadaluarsa

semoga bermanfaat dan jangan luap ikuti blog ini atau langganan artikel dengan memasukkan email kekolom langganan.

Posting Komentar untuk "Sistem fermentasi air rebusan kedelai agar jadi comboran ternak istimewa"