Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bank pakan kambing yang melimpah dan jarang disadari oleh peternak

Di kesempatan kali ini saya ingin menjawab pertanyaan yang sering kali diajukan para oleh para calon peternak, terutama peternak kambing.
Sering kali temen-temen calon peternak menanyakan masalah-masalah yang mereka hadapi sebelum mereka terjun langsung dalam melakukan pemeliharaan kambing.

Salah satunya adalah masalah pakan!
Mereka acap kali menganggap masalah pakan ini adalah momok terbesar yang cukup menjadi batu sandungan dan menyebabkan teman-teman enggan untuk menjalani usaha peternakan ini

Dan memang benar bahwa permasalahan pakan ini menjadi hl yang sangat penting dalam dunia peternakan, Karena menurut pengalaman saya pakan merupakan salah satu biaya paling besar yang menempati 60% dalam melakukan usaha peternakan

Bayangkan jika hal tersebut tidak kita atur dengan baik serta perencanaan yang matang,  maksud hati ingin keuntungan besar tetapi yang di dapat malah buntung atau kerugiaan.


Maka dari itu setiap orang yang ingin terjun di dunia peternakan saya sangat menganjurkan sebaiknya mempersiapkan hijauan untuk keperluan pakan jauh-jauh hari sebelum kita terjun dibisnis ini

Misalkan dengan menanam hijauan berkualitas seperti indigofera, kaliandra, lamtoro, turi, trichantera atau jenis rerumputan seperti odot dan rumput gajah
namun kendala yang sering dihadapi temen-temen peternak ini tidak punya banyak lahan untuk ditanami hijauan tersebut

Sebenarnya kalau kita jeli walaupun tidak punya lahan sama sekali kita masih bisa melakukan bisnis ini dengan ongkos yang minim
jika kita fokus bukan hanya pada masalah tetapi fokuslah bagaimana kita mendapat solusi dari masah tersebut

Saya kasih contoh di daerah tempat kita tinggal sebenarnya ada bank pakan yang masih belum tergarap secara maksimal
dan kabar baiknya hal itu terdapat di setiap kecamatan yang sangat dekat dengan tempat tinggal temen-temen semuanya
tempat ini adalah pasar tradisional

Ditempat ini bisa dipastikan terdapat beberapa pedagang sayur yang tiap harinya selalu menghasilkan sampah birupa sampah organik yang jika kita bisa memilahnya nantinya akan jadi bank pakan yang tiada habisnya


Taruhlah kata kita mempuyai 30 ekor kambing yang tiap hari butuh kurang lebih 3 kg pakan/ekor berarti kita butuh 90 kg pakan per hari untuk memenuhi keperluan hijauan harian

Paling sedikit para pedagang sayur di pasar menghasilkan 10 kg sampah 
berarti kita harus bekerjasama dengan 10 orang pedagang sayur Karena pasti tidak semua sampah bisa kita manfaatkan tetapi kita pilah sayur yang masih segar dan sayur yang busuk kita buang atau bisa kita jadikan kompos yang dicampur dengan kotoran kambing nantinya

jika kita gak pengen kerepotan kita bisa kerjasama dengan petugas kebersihan pasar untuk mengumpulkan sampah organiknya
Malahan gak cuman sampah sayur yang bisa kita kumpulkan misalkan ada kulit pisang kemudian kulit buah yang lain bisa kita manfaatkan juga
di jawa timur, temen saya menggunakan Cara ini untuk menjalankan kegiatan peternakan kambingnya sejumlah 30ekor kambing, malahan beliau hanya bekerjasama dengan 4 orang pedagang sayur aja karena rata-rata mereka mampu menghasilkan sampah organik sampai 25 kg per hari

Namun pastilah tidak bisa diambil menjadi suatu patokan bahwa setiap hari pedagang tersebut mampu menghasilkan sampah dalam jumlah yang konstan
untuk mensiasati hal itu kita dapat menyimpan pakan dalam bentuk silase ataupun dengan fermentasi, 

jadi kita bisa mempuyai bank pakan yang bisa kita simpan dalam jangka waktu lama guna memenuhi kebutuhan pakan ternak yang kita pelihara


jadi kesimpulanya, 
jangab pernah putus asa jika kita mempuyai suatu keinginan
fokuslah pada solusi bukan hanya pada masalah yang kita hadapi
semoga sedikit tulisan ini mampu menginspirasi para calon peternak di negeri tercinta ini 

1 komentar untuk "Bank pakan kambing yang melimpah dan jarang disadari oleh peternak"

  1. Mas tanya berapa banyak kebutuhan hijauan per ekor kambing/ hari untuk breeding. Trim's

    BalasHapus