Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bisnis apa sih yang cocok untuk pemula?

Banyak dari temen-temen yang kadang inbox ke FB saya, baik untuk sekedar curhat ataupun bertanya seputar masalah ternak namun tak hanya itu seringkali mereka juga bertanya  “Bisnis apa sih mas yang cocok buat saya?” Hal ini cukup menarik untuk saya renungkan, mengingat memang banyak temen-temen yang bertanya akan hal itu

 

Padahal secara pribadi saya sendiri merasa belum begitu sukses untuk membangun sebuah usaha.Karena memang sekarang ini saya masih bergelut di bidang yang lain diluar dari peternakan kambinmg ini, dan masih berstatus sebagai karyawan.

 

Oke akan saya jawab menurut perspektif saya saja,

Saya akan mundur sedikit kebelakang ketika saya masih duduk dibangku kuliah di sebuah kota kecil yang tidak begitu familiar yaitu UMK (Universitas Muria Kudus). Sering kali saat saya ngobrol dengan teman kuliah, mereka banyak yang mengeluh terkait jurusan kuliah yang kebetulan saat itu temen saya jurusan menejemen ekonomi, mereka bilang

“Kayaknya saya salah jurusan deh.”

Kata itu yang sering saya dengar dan setelah saya telusuri, ternyata setelah menginjak semester tengah misal semester 4 memang para mahasiswa pada bingung terkait jurusan mereka yang menjadikan keraguan apakah nanti bisa bekerja dibidang ini? Sesuai jurusan mereka, sedangkan yang mereka geluti saat ini seringkali berbeda dengan apa yang mereka pelajari

Misal para mahasiswa menejemen ini bergelut dibidang perbengkelan atau malah pertanian dan setelah mereka lulus memang kebanyakan pekerjaan yang dijalaninya berdasarkan apa yang digeluti/hobi bukan dari jurusan yang dijalani saat didunia perkuliahan, mereka lebih memilih menuruti kata hati dari pada mengejar pekerjaan yang sesuai ijasahnya, Dan memang banyak juga yang sukses.

Anehnya peristiwa seperti ini sangat sering saya jumpai. 

Nah dari peristiwa diatas, bisa kita tarik kesimpulan bahwa jika kita bertanya bisnis apa yang cocok? Tanyalah kepada diri sendiri bukan ke orang lain, karena strengths atau kekuatan yang ada pada diri kita tidak lain yang lebih mengitahui pasti kita sendiri orang lain mungkin hanya sebagai pembuka wawasan.

Dan bisnis yang cocok itu biasanya dekat dengan kita atau seringkali ada di sekitar kita. Misalkan  ambil contoh saya sendiri, karena saya menyukai kehidupan di desa mengingat saya sekarang memang masih bekerja sebagai karyawan diperkotaan, dan melihat peluang mengingat tanah dan sumberdaya di desa saya masih tebuka, akhirnya memilih ternak kambing sebagi usaha sampingan. 

Tidak hanya sampai disini saja, dan tidak mulus-mulus saja jalan yang saya lewati dalam memelihara kambing ini. Banyak sekali kendala yang saya dan saudara saya hadapi dalam bisnis ini. Namun karena saya memang suka, jiwa tangguh selalu muncul apabila terjadi masalah, hal ini karena memang saya suka atau boleh dikatakan sebagai hobi,

 

Setiap ada masalah kita hadapi bersama, dan tidak hanya fokus pada masalah tetapi pada solusi dari masalah tersebut. Hal itulah yang akan melatih kita untuk terus berkembang karena saya beranggapan jika tidak ada masalah maka diri kitalah yang bermasalah

Jadi kita sebagai pengusaha harus piawai dalam mencari dan menghadapi masalah, hal itu akan terlatih sendiri jika kita seringkali menghadapinya

Nah setelah kita sudah menentukan usaha sesuai kata hati atau hobi selanjutnya kita mengembangkan pundi-pundi usaha yang berkaitan dengan hobi yang kita geluti, saya ambil contoh lagi.

Selain bisnis peternakan kambing, saya juga menjalankan usaha penjualan bibit ternak yang lumayan laku keras dan sangat lumayan untuk menambah penghasilan atu bisa juga mengembangkan usaha lain yang masih berkaitan. Tidak hanya itu kita juga bisa memasarkan kotoran ternak yang di olah menjadi pupuk dan selanjutnya bisa dijual baik secara offline maupun online. Karena masih berkaitan dengan bisnis kita sebelumnya pasti tidak akan kesulitan dalam menjualnya karena pengetahuan produk pasti kita sudah menguasainya, kan kita juga sudah praktekan sebagai pakan ternak.

Jadi kita akan selangkah lebih maju jika dibandingkan dengan penjual lain yang tidak punya kambing. 

Selanjutnya selalu seperti itu polanya, untuk lebih mudah kembangkan bisnis temen-temen tetapi dengan dasar yang masih berkaitan dengan bisnis sebelumnya.

 Semoga sedikit artikel ini bisa diambil manfaatnya bagi temen-temen semua

 SALAM DARI DESA

SALAM KANDANG TENTREM LESTARI

 

3 komentar untuk "Bisnis apa sih yang cocok untuk pemula?"

  1. Bismillah..maaf saya fadli dr cilacap..ingin tanya..kebutuhan rumput odot u kambing per hari berapa ya?maksud berapa meter persegi luas lahan untuk mencukupi pakan odot perharinya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. usahakan jangan hanya 1 jenis dalam pemberian pakan mas. dan juga untuk rumput odot sendiri protein terlalu sedikit,
      kalau bicara tentang berapa banyak yang dikonsumsi kambing. tiap kandang beda2 metode, kalau diambil rata-rata antara 2,5-4 kg makanan/hari/ekor

      Hapus
  2. Keren idenya, patut dicoba ni

    BalasHapus